Mataram – Murka karena dituduh mengintervensi DPRD NTB, H Rachmat Hidayat yang saat ini menjabat anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PDIP Provinsi NTB akan membongkar semua kejanggalan anggaran yang terjadi di NTB.
Terkait semua bukti itu, Rachmat menegaskan pekan ini selepas kembali dari Jakarta, dirinya akan berkonsultasi dengan aparat penegak hukum (APH) dengan membawa bukti-bukti yang dimiliki. Rachmat berencana bertemu dengan Kapolda NTB dan Kepala Kejaksaan Tinggi NTB.
Menurut Rachmat, dirinya berbicara melakukan ini untuk membuka mata masyarakat tentang kejanggalan yang selama ini terjadi di lembaga yang seharusnya menjadi representasi rakyat.
Selain itu, Rachmat juga berkeyakinan bahwa selama ini semua kasus yang terjadi telah disoroti oleh aparat penegak hukum di NTB.
Ada sebagian yang sudah menjadi rahasia umum dan menjadi pengetahuan publik, terutama setelah ada pemberitaan di media massa yang cukup ramai hingga kini.
“Sejak lama kasus-kasus ini sudah diketahui, oleh karenanya APH harus turun tangan agar semua ini bisa terang benderang,” jelas Rachmat Hidayat dalam sambungan telpon, pada Minggu (19/3/23) kemarin.
Selain itu, dirinya juga akan menemui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memastikan agar ada evaluasi menyeluruh terhadap APBD NTB.
Sebab menurutnya, dengan beban hutang yang menggunungpada pihak ketiga, maka APBD NTB saat ini dalam posisi yang mencemaskan.
Karena itu, lanjut Rachmat, evaluasi harus segera dilakukan. Seperti belanja-belanja yang tidak perlu, bahkan terkesan mubazir, baik di legislatif maupun di eksekutif, harus segera dievaluasi secara menyeluruh.
Dirinya juga menjelaskan bahwa jika memang diperlukan, dirinya akan siap berkomunikasi dan konsultasi dengan Jaksa Agung tentang semua bukti yang ia miliki.
“Bila memang dirasa perlu, saya juga siap berkonsultasi dengan Jaksa Agung terkait semua hal yang saya ketahui dan bukti otentik yang saya miliki,” tandas politisi lintas zaman ini.

Komentar