Advertisement Advertisement
Ekonomi Liputan
Home » Berita » Jelang Puasa, Pemerintah Impor 200 Ribu Ton Bawang Putih asal China

Jelang Puasa, Pemerintah Impor 200 Ribu Ton Bawang Putih asal China

Pemerintah akan impor bahan-bahan pokok mulai dari daging sapi hingga bawang putih menjelang bulan ramadan untuk mengamankan pasokan dalam negeri. Direncanakan pemerintah akan mengimpor 100 ribu ton daging dan 200 ribu ton bawang putih asal China.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan izin impor untuk bahan pangan juga sudah dikeluarkan.

Impor daging kerbau akan segera direalisasikan oleh Bapenas untuk mempercepat impor 100 ribu ton. Disamping itu, Arief menjelaskan, impor bawang putih akan didatangkan dari China dikarenakan harganya yang lebih murah.

“Bawang putih lebih dari 200.000 ton sudah dirilis persetujuan impornya. Harga di China sekitar USD 150 per ton, setelah ini kita harapkan masuk dan importir melepas stoknya. Izin impor sudah dirilis,” kata Arief, Jumat (24/2).

Dengan impor tersebut, Arief memastikan ketersediaan bawang putih di Tanah Air akan aman selama satu semester tahun ini.

DPRD Lombok Tengah Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah

Ia menjelaskan untuk realisasi impor bawang putih semester berikutnya, pihaknya masih menunggu hasil rapat dengan pemerintah.

“(Impor bawang putih) melihat stok (yang tersisa) berapa, importasi, dan realisasi berapa, akan dilakukan importasi semester kedua,” kata Arief.

“Badan Pangan Nasional memastikan sampai mana prosesnya, sehingga importasi ini bisa datang pertengahan Maret,” ungkap Arief.

Dikesempatan yang sama Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengungkapkan Presiden Jokowi telah melakukan inspeksi terhadap harga-harga pangan di pasaran. Menurutnya, Jokowi meminta kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pasokan pangan tidak mengalami kendala jelang Ramadan.

“Bapak Presiden secara detail mencoba mengecek satu per satu dari 12 komoditi yang ada, mulai dari beras, jagung kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, telur, gula,khususnya dalam rangka ketersediaan bulan Ramadan dan Idul Fitri yang akan datang,” ungkap Syahrul.

Dewan Minta Nakes Lombok Tengah Tahan Diri, Ingatkan Konsekuensi Mogok Kerja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *