Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah belum bisa memastikan bakal bertarung lagi pada Pilgub (pemilihan gubernur) yang akan digelar pada September 2024 nanti.
Bang Zul sapaan akrabnya, mengungkapkan masih menunggu hasil survei elektabilitas sebelum memutuskan maju lagi menjadi calon Gubernur NTB.
“Ya kita realistis kalau masyarakat mau, saya nyalon lagi. Misalnya masyarakat tidak mau, tidak suka kepemimpinan saya, ya saya tidak akan memaksakan ikut kontestasi. Masa ditolak masyarakat tetap maksa dan berambisi nyalon,” ujar Bang Zul.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini pun mengaku tetap realistis menatap Pilkada 2024. Bukan tidak mungkin elektabilitas dirinya saat ini bisa saja tergerus.
“Kita tidak tahu apa yang ada saat ini bisa menggerus kita. Bisa iya bisa tidak,” ujar Bang Zul.
Zul juga mengaku sebagai pemimpin di pemerintahan NTB bahwa tubuh pemerintah itu penting. Namun katanya, yang paling penting adalah pemerintah tidak mengganggu dinamika di tengah masyarakat.
“Ini pengalaman saya ya, pemerintah itu penting tapi tidak penting-penting amat. Yang penting tidak mengganggu dinamika bernegara. Apalagi kalau punya gagasan, punya ide segar yang lebih bagus. Siapapun gubernur dan bupatinya yang penting jangan mengganggu dinamika di masyarakat,” jelasnya.
Ia pun menepis anggapan bahwa dengan intens turun ke tengah masyarakat semata-mata menaikkan elektabilitas dirinya sebagai Inkumben.
“Saya dari dulu tidak berubah. Dari awal dilantik 2018 lalu, sudah turun ke masyarakat. Tidak ada yang berubah samasekali,” tegasnya.

Komentar