Advertisement Advertisement
Liputan
Home » Berita » Toprak Ngevlog di Kawasan Sirkuit Mandalika Sorot Kerusakan Jalan, Netizen: Memang Begini Adanya

Toprak Ngevlog di Kawasan Sirkuit Mandalika Sorot Kerusakan Jalan, Netizen: Memang Begini Adanya

Lombok Tengah – Toprak Razgatlioglu salah satu pembalap World Superbike (WSBK) asal tim pabrikan Pata Yamaha membuat konten di akun Instagram pribadinya yang memotret kerusakan jalan serta kondisi masyarakat di kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah.

Dalam postingan tersebut Toprak membagikan moment saat dirinya berjalan kaki saat menuju Sirkuit Mandalika.

Ia pun terlihat begitu  menikmati perjalan menuju sirkuit meski cuacanya sangat panas.

“Asik juga jalan-jalan menuju sirkuit Mandalika, hanya saja cuacanya sangat panas,” tulis Toprak, dalam postingannya. Jumat (3/3/23).

Hanya saja dalam postingan tersebut, tersorot juga kondisi jalan berlubang serta rumah pemukiman warga yang terlihat kumuh.

DPRD Lombok Tengah Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah

Padahal Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) NTB sendiri mengkategorikan kualitas fisik rumah tidak layak huni (RTLH) dapat ditentukan dengan menggunakan kriteria ALADIN (Atap, Lantai dan Dinding).

Dengan jenis atap rumah terbuat dari daun Rumbia/Alang-alang atau sejenisnya, lalu lantai rumah masih menggunakan tanah atau kayu murahan, serta dinding rumah yang masih terbuat dari bambu/bedeg/kayu murah.

Terkait kerusakan jalan, jika berkaca pada Undang-Undang No.25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang telah memasuki tahun ke-14 dan masuk kembali dalam RPJMN 2020-2024 kembali. Setelah sebelumnya telah masuk pada periode 2015-2019. Namun realisasinya di lapangan ternyata jauh berbeda.

Dari berbagai sumber yang dihimpun Edisi, diketahui jumlah RTHL di kabupaten Lombok Tengah mencapai 13.973 unit.

Sementara dari total 809 km panjang ruas jalan di Lombok Tengah, sekitar 261 km atau sekitar 32 persen di antaranya masih dalam kondisi rusak.

Dewan Minta Nakes Lombok Tengah Tahan Diri, Ingatkan Konsekuensi Mogok Kerja

Kondisi ini juga disadari oleh beberapa netizen Indonesia yang memberikan komentar pada konten Toprak tersebut.

Seperti yang ditulis oleh akun @naslan_exeror yang mengatakan “memperlihatkeun ketimpangan.”

Adapula tulis akun @mikionary “tolong jangan mikir yg aneh2 bang atas pemandangan ganjil dan tidak seimbang, memang begini adanya, kami pun berusaha tersenyum.”

Hingga artikel ini terbit,  unggahan pembalap asal Turki itupun telah ditonton sebanyak 270 ribu dan mendapat komentar sebanyak 770 komentar.

Tastura Mengajar dan Sekdilu 31, Nyalakan Api Pendidikan di Pelosok Lombok Tengah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *