Advertisement Advertisement
Liputan
Home » Berita » Temannya di Bully, Para Siswa Tuntut Kepsek SMAN 1 Praya Tengah Mundur

Temannya di Bully, Para Siswa Tuntut Kepsek SMAN 1 Praya Tengah Mundur

Lombok Tengah – Video puluhan siswa SMAN 1 Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, NTB yang melakukan aksi demonstrasi di sekolahnya viral di media sosial (Medsos).

Dalam video tersebut, nampak puluhan siswa tersebut mendesak Kepada SMAN 1 Praya Tengah Amrullah untuk mundur dari jabatannya.

Hal itu lantaran para siswa kesal dengan tindakan si Kepada Sekolah yang diduga telah melakukan aksi perundungan (Bullying) terhadap salah satu siswanya inisal F (17).

Aksi para siswa itu pun mendapatkan banjir dukungan dari sejumlah pihak, terutama dari warganet.

Menurut koban inisal F, aksi tidak mengenakkan itu terjadi sekitar beberapa hari yang lalu.

DPRD Lombok Tengah Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah

Dia menceritakan, dirinya begitu malu dengan sikap kepala sekolah. Bahkan ia mengaku sempat mendapatkan kekerasan fisik dari kepala sekolah.

“Benak kak. Kemarin itu pada hari Sabtu dan Rabu kemarin,” kata F, Jumat (26/5/2023).

Hanya saja, F tidak bisa menjelaskan secara rinci perlakuan seperti apa yang dia dapati dari kepala sekolahnya.

“Dijelekin dah kak. Sempat ditempeleng bandan saya sedikit,” ujarnya.

Dijelaskan juga oleh F, saat ini kasus tersebut telah dibicarakan dengan pihak sekolah. Kondisi pun sudah mulai membaik.

Dewan Minta Nakes Lombok Tengah Tahan Diri, Ingatkan Konsekuensi Mogok Kerja

Saat ini dirinya tinggal menenangkan dirinya saja dari trauma yang dia alami.

“Insya Allah udah diwakili dah sama guru saya, dan Bibi saya yang jadi Polwan. Dan selesai tinggal tenangkan saja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Praya Tengah Amrullah membantah adanya aksi bullying tersebut.

Amrullah mengatakan, permasalahan tersebut saat ini telah diselesaikan dengan cara dimediasi di Kantor Desa Darmaji, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah.

“Sampun (sudah red) saling memahami dengan keluarga, tokoh masyarakat, kades, komite dan kapolsek. Menike (begitu),” kata Amrullah via WhatsApp.

Tastura Mengajar dan Sekdilu 31, Nyalakan Api Pendidikan di Pelosok Lombok Tengah

Kendati demikian, Amrullah tidak bisa menjelaskan secara rinci bagaimana kronologis kejadian yang sebenarnya.

Dia berkilah saat ini dia sedang menjalani pendidikan dan latihan (Diklat) via zoom meeting.

“Tiang (saya) lagi diklat via zoom niki dik,” kilahnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *