Advertisement Advertisement
Liputan
Home » Berita » Selama Reses, Dewan Lalu Galih Akan Fokus Perbaikan Jalan Embung dan Pengembangan Wirausahawan Muda

Selama Reses, Dewan Lalu Galih Akan Fokus Perbaikan Jalan Embung dan Pengembangan Wirausahawan Muda

Anggota DPRD Lombok Tengah Fraksi NasDem, Lalu Galih Setiawan, memulai masa reses perdana tahun 2024-2025 dengan mengunjungi sejumlah titik di daerah pemilihannya (dapil).

Salah satu isu utama yang mencuat adalah kondisi memprihatinkan Jalan Embung Bombas di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat.

Lalu Galih mengungkapkan bahwa mayoritas masyarakat di wilayah selatan Desa Kateng mengeluhkan kondisi jalan sepanjang lebih dari 3 kilometer tersebut yang belum mendapatkan perhatian sejak tahun 1990-an.

Jalan ini menjadi akses vital bagi delapan dusun di Desa Kateng, namun minimnya perhatian pemerintah menyebabkan berbagai kendala bagi warga, terutama saat musim penghujan.

“Jalan ini sangat penting, terutama bagi delapan dusun di Desa Kateng. Banyak siswa dari wilayah tersebut yang tidak bisa bersekolah saat hujan akibat jalan yang buruk. Kondisinya sangat mendesak untuk segera ditangani,” ujar Lalu Galih, Selasa (3/12/2024), seusai reses di Dusun Pilan, Desa Kateng.

Tak Libur Total, Manajemen RSUD Soedjono Selong Bergiliran Piket Demi Pelayanan Maksimal

Sebagai wakil rakyat, Lalu Galih menegaskan bahwa perbaikan Jalan Embung Bombas akan menjadi prioritas utamanya. Ia juga berharap pemerintah provinsi, Balai Wilayah Sungai (BWS), dan Pemda Lombok Tengah dapat berkolaborasi dalam memperbaiki infrastruktur tersebut.

“Permasalahan ini membutuhkan kerja sama lintas pihak. Saya mendorong semua stakeholder untuk menjadikan ini sebagai prioritas,” tambahnya.

Selain infrastruktur, Lalu Galih juga menerima aspirasi terkait pelatihan bagi pelaku UMKM dan pengembangan wirausahawan muda. Ia menyatakan bahwa aspirasi masyarakat dapilnya, yaitu Kecamatan Praya Bapak-Praya Barat Daya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pemerintah daerah.

“Reses adalah kesempatan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang kami terima akan kami tindak lanjuti secara bertahap, dengan memprioritaskan kebutuhan mendesak,” jelasnya.

Meski demikian, Lalu Galih mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah daerah menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat memahami bahwa pemenuhan aspirasi akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan skala prioritas.

Gubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir

“Permintaan masyarakat sangat banyak, sementara anggaran terbatas. Saya meminta pengertian dari masyarakat bahwa semua akan ditangani, tetapi bertahap,” tuturnya.

Melalui kegiatan reses ini, Lalu Galih berharap dapat mendorong perbaikan konkret, khususnya di sektor infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di dapilnya. Jalan Embung Bombas menjadi salah satu isu yang menurutnya perlu segera mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *