Liputan
Home » Berita » Live Mandi Lumpur Tiktok di Lombok Tengah, Ngaku Hasilkan Jutaan Rupiah

Live Mandi Lumpur Tiktok di Lombok Tengah, Ngaku Hasilkan Jutaan Rupiah

Lombok Tengah – Pemilik akun Tiktok @intan_komalasari92 atau Intan Komalasari (30) ungkap awal mula mandi lumpur viral di Tiktok.

Dia mengaku suaminya yakni Sultan Ahyar (30) asal Dusun Pedek Setanggor Timur 2 Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah terinspirasi dari konten luar daerah yang melakukan hal serupa pada awal tahun 2022 lalu.

Menurut Intan, akun yang bisa live di Tiktok itu harus mempunyai folowers sebanyak 1.000. Oleh karena itu, akun yang ia buat sejak awal 2022 itu diambil oleh suaminya.

“Dulu itu punya aku, ada dua dulu. Dipakai dua duanya. Karena tidak viral-viral. Terus dipakai akun saya,” kata Intan kepada detikBali, Kamis (19/1).

Dikatakan juga oleh Intan, sang suami bersusah payah mengangkat followers akun @intan_komalasari92.

Tak Libur Total, Manajemen RSUD Soedjono Selong Bergiliran Piket Demi Pelayanan Maksimal

“Awalnya saya upload biasa aja. Video-video biasa gitu Dia yang angkat followers biar banyak,” kata Intan.

Dijelaskan oleh Intan, inspirasi mandi di bak pakai air kotor itu terinspirasi dari akun tiktok luar lombok.

Bagi Intan, suaminya pernah mencoba live jualan, potong sabun hingga kupas cangkang telur namun tak kunjung viral.

“Pernah coba live yang lain, tapi dia gak viral. Kan, ada tren kan di luar itu mandi lumpur,” sebut Intan.

Menurutnya, konten mandi lumpur ini sudah berlangsung sejak satu tahun kurang. Namun, konten mandi lumpur ini viral pada bulan Desember 2022 kemarin.

Gubernur NTB Ajak Warga Tanam Pohon Cegah Banjir

“Dulu dia sendiri (suaminya). Sekarang banyak yang ikut mau live sampai antri. Bahkan ada yang sampai nangis biar bisa ikut,” ujarnya.

Selain itu, kata Intan, pendapatan sekali mandi lumpur terbanyak sebesar Rp 2 juta per sekali live.

Jika ada lansia yang mau live pendapatan dibagi dua dengan Sultan Ahyar sebagai pemilik akun Tiktok.

“Uang itu dibagi dua kalau dapat Rp 2 juta yang mandi dapat setengah langsung dari sawer di Tiktok itu,” kata Intan.

Ditegaskan juga oleh Intan, semua lansia yang ikut main dalam konten mandi lumpur itu tidak satu pun yang dipaksa. Bahkan ada yang sampai memohon-mohon supaya diberikan live.

Karnaval Siyu Putri Mandalika Meriahkan Festival Pesona Bau Nyale 2026

“Tidak pernah dipaksa, bahkan mereka yang kesini. Ada yang sampai nangis-nangis,” tegasnya.

Sebelumnya, kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) berhasil melacak pemeran konten yang ngemis online sambil mandi lumpur di aplikasi TikTok.

Rupanya pemeran konten live mandi lumpur di aplikasi TikTok tersebut merupakan warga Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat, Kabupaten, Lombok Tengah.

Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto mengatakan bahwa berdasarkan hasil penelusuran tim Subdit IV Ditreskrimum tim Subdit V Ditreskrimsus Polda NTB menemukan bahwa pemilik akun konten live TikTok itu berinisial IK (30) dan SAH (31).

“Berdasarkan profiling. Kami temukan pemilik akun tiktok @intan_komalasari92 tersebut memang warga Desa Setanggor Kecamatan Praya Barat,” kata Artanto, Rabu malam (18/1) via WhatsApp.

Menurut Artanto pemilik akun tersebut merupakan pasangan suami istri (Pasutri) inisial SAH dan IK.

Keduanya sengaja meminta keluarganya atau orang tuanya live mandi lumpur di Tiktok demi mendapatkan gift dari penonton.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *