Lombok Tengah – Insiden kericuhan antara pemuda saat nyongkolan di Praya Timur, Lombok Tengah akhirnya diselesaikan secara damai.
Kapolsek Praya Timur, IPTU Supardi menyebutkan bahwa insiden tersebut hanya kesalahpahaman antara pemuda saja, bukan bentrok atau keributan besar.
“Kejadian tersebut cuma salah paham saja. sudah diselesaikan dan sudah berdamai,” ujar Kapolsek, Sabtu (20/5/2022).
Diketahui, kericuhan itu terjadi antara pemuda dua Desa di Kecamatan Praya Timur Kabupaten Lombok Tengah tersebut terjadi pada saat berlangsungnya acara nyongkolan pada hari Kamis (18/5) lalu, sekira pukul 16.00 wita.
Pemuda dua desa tersebut, yakni pemuda Desa Marong dan pemuda Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur.
Personel Polsek Praya Timur yang saat itu, melakukan pengamanan dan langsung berhasil meredam keributan tersebut, sehingga iring iringan nyongkolan kembali berlanjut.
Kemudian setelah selesai kegiatan nyongkolan, lalu langsung dilakukan pertemuan atau mediasi antara kedua belah pihak yang dihadiri oleh berbagai pihak.
Mulai dari Bhabinkamtibmas serta Babinsa, perwakilan tokoh pemuda, tokoh adat, tokoh agama serta BKD kedua Desa.
“Untuk mengatisipasi terjadinya gesekan lanjutan, kita langsung melakukan mediasi berjalan,” kata IPTU Supardi.
“Dan Alhamdulillah kedua belah pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan dan situasi aman terkendali,” tandasnya.

Komentar