Advertisement Advertisement
Liputan Pendidikan
Home » Berita » Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri Realisasikan Beasiswa Kedokteran untuk Yatim Penghafal Qur’an

Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri Realisasikan Beasiswa Kedokteran untuk Yatim Penghafal Qur’an

Lombok Tengah – Bupati Lombok Tengah H L Pathul Bahri realisasikan beasiswa kedokteran untuk yatim hafiz dan hafizah. Kemarin jum’at (14/4/24) telah dilaksanakan seleksi administrasi yang langsung dihadiri olehnya.

Diketahui terdapat 27 yatim hafiz dan hafizah yang mendaftar namun hanya 19 orang lolos administrasi dan berhak melaju ke tahap kedua yakni seleksi hafalan dan tes tulis.

Usai dilakukan seleksi hafalan dan tes tulis tersebut, peserta akan dikunjungi oleh tim juri ke rumah masing-masing untuk dilakukan survei dan cross check atas identitas dan kondisi lingkungan keluarga bersangkutan.

Fathul Bahri sendiri berkesempatan memantau langsung pelaksanaan kegiatan Seleksi hafalan dan tes tulis tersebut di ruang Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Tengah.

Bupati berpesan kepada para peserta untuk terus berjuang dan ikhtiar demi cita-citanya. Bagi yang lulus seleksi Bupati meminta agar tidak cepat puas sebab perjalanan masih panjang. Dan bagi yang tidak lolos seleksi, dirinya berharap jangan putus asa sebab tahun depan akan kembali dilakukan seleksi.

DPRD Lombok Tengah Setujui Ranperda Perubahan Susunan Perangkat Daerah

“Bagi peserta yang tidak lolos, jangan menyerah, sebab masih ada hari lain, belajarlah yang giat,” ujar Fathul Bahri.

Jika tahap seleksi selesai dan dinyatakan memenuhi syarat untuk berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Pemda Lombok Tengah akan membuat fakta integritas yang wajib dipenuhi dan setujui oleh para peserta tersebut.

Salah satu isi fakta integritas tersebut ialah setelah menempuh pendidikan kedokteran maka para peserta wajib bekerja di Klinik Peduli Yatim yang akan dibangun Pemda disertai dengan mengasuh dan memberikan pengobatan gratis kepada anak-anak Yatim.

Sementara itu Dr. TGH Sabaruddin menegaskan seleksi Calon Dokter ini adalah yang pertama kali dilakukan oleh Pemda Lombok Tengah sehingga seleksinya sangat ketat.

Sementara tim penguji terdiri dari qori qoriah tahfiz tahfizah internasional yang sangat berkompeten dalam melakukan pengujian.

Dewan Minta Nakes Lombok Tengah Tahan Diri, Ingatkan Konsekuensi Mogok Kerja

TGH Sabarudin menyakinkan kepada seluruh masyarakat dan menjamin seleksi dilakukan secara profesional transparan dan tidak menyulitkan peserta.

“Kita jamin tidak ada permainan mata dalam seleksi ini, sangat ketat dan transparan,” kata Qori Internasional itu.

Saat ini kata dia, peserta sudah memasuki tahap kedua yang sebelumnya ada 8 orang tereliminasi akibat gagal di administrasi.

“Dalam persyaratkan yang ada, siswa adalah jusursan IPA sesuai ketentuan pihak Universitas Mataram sehingga ada yang tidak lolos syarat tersebut” ujarnya.

Selanjutnya, kata Sabarudin, seleksi terkahir adalah melakukan uji lapangan atau survei lapangan ke rumah peserta untuk melihat kebenaran mengenai status yatim dan kondisi ekonominya.

Tastura Mengajar dan Sekdilu 31, Nyalakan Api Pendidikan di Pelosok Lombok Tengah

“Kita ingin melihat langsung kondisi dilapangan, benarkah dia Yatim dan bagaimana ekonominya, jadi peserta yang lolos betul betul miskin dan Yatim,” tutupnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *