Lombok Tengah – Peminat semakin meningkat, FEC (Futur E-Cimmerece) adakan pertemuan Mentor di Kantor FEC NTB. Yang berlokasi di Villa Arkana, Penujak. Kecamatan Praya Barat pada Minggu (18/09/23) kemarin. Pertemuan tersebut dihadiri oleh ratusan mentor FEC, dimana setiap mentor memiliki kualifikasi dan tingkat penghasilan yang berbeda-beda.
FEC sendiri merupakan perusahaan digital yang berpusat di Amerika Serikat. Perusahaan ini bergerak dibidang niaga dan logistic, dengan sistem “Dropshipper” sebagai inti bisnisnya.
Dropshipper sendiri menyediakan jasa pembelian ataupun pembayaran pesanan berbagai jenis produk dari konsumen yang melakukan transaksi elektronik serta jasa bayar di tempat atau dikenal Cash On Delivery (COD).
Hal ini menjadi trend sebab setiap anggotanya akan mendapatkan laba sebesar 20% dari setiap pesanan. Selain dari laba bank, setiap anggota juga akan mendapatkan pemasukan dari bonus harian dan mingguan penyelesaian.
Selain Drop-shipper, bisnis kedua yang dapat dikembangkan melalui FEC adalah bisnis jaringan, yakni mengajak sebanyak-banyaknya orang untuk bergabung dan bersama-sama menjalankan bisnis ini.
Membangun jaringan adalah bisnis sekunder (kedua) dari FEC, artinya anggota tidak memiliki kewajiban untuk menjalankannya jika hanya ingin focus pada bisnis inti (drop-shipper).
Meskipun bersifat bisnis sekunder, namun banyak anggota yang mendapatkan penghasilan darinya, karena pembangunan jaringan menjamin perkembangan bisnis lebih cepat dan stabil, serta akan memberikan berbagai jenis keuntungan finansial lainnya.
Pertemuan tersebut adalah pertemuan pra-launching kantor FEC Lombok yang rencananya akan dilakukan beberapa waktu mendatang.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi forum sharing dan konsultasi para mentor FEC, yang bertujuan untuk memfasilitasi para mentor untuk berbagi pengalaman dan mengkonsultasikan ketentuan perusahaan, strategi pengembangan bisnis dan sebagainya.
Lalu Surya sebagai Mentor Ace, menyampaikan bahwa, bisnis utama dari usaha ini adalah Drop-shipper, jadi kunci utama yang harus diperhatikan adalah kedisiplinan dalam menyelesaikan pesanan, karena itu urusan yang langsung terhubung dengan konsumen.
Sebab jika terjadi kelambanan atau penundaan pembayaran pesanan, maka barangpun akan terlambat sampai ke konsumen.
“Jadi, setiap mentor harus bertanggungjawab terhadap bisnisnya sendiri dan jaringan dibawahnya agar semua bisa berkembang secara stabil dan berkesinambungan,” jelas Surya.
Para Mentor harus membimbing jaringan dan semua orang yang diajak bergabung ke FEC untuk dapat mengoperasionalkan tokonya secara efektif.
Dr. H. Lalu Hasbullah M.Ed, juga menegaskan bahwa usaha ini murni membayar setiap orang yang bekerja. Karena jika kita menjalankan bisnisnya yang kedua, yaitu pembangunan jaringan maka perusahaan memberikan berbagai royalty.
“Perusahaan akan memberikan tambahan honor kepada setiap anggota dengan kualifikasi dan penghasilan yang berbeda-beda, baik dalam bentuk bonus, gaji mingguan, tunjungan hingga kebutuhan operasional lainnya,” ujar Hasbullah.
H. Lalu Hasbullah menjelaskan bahwa, dalam kurun waktu sekitar 5 (lima) bulan di Lombok, FEC telah berhasil membangun sekitar 8.000 pengusaha Digital Baru di NTB yang berasal dari berbagai kalangan.
Capaian tersebut bahkan tercatat sebagai rekor pembangunan tercepat dibandingkan dengan pembangunan di daerah-daerah lainnya.
Lalu Damarwulan, yang pada kesempatan ini juga telah diumumkan sebagai salah satu Mentor Senior, bagaimana ia memulai usaha ini hanya dengan modal Rp 1.500.000 yang dikeluarkan secara bertahap.
Dengan mosal tersebut, sekarang sudah berhasil mengakumulasi keuntungan puluhan juta rupiah dan berhasil membantu puluhan mentor dengan total tim ratusan orang.
“Bisnis di FEC ini ibarat hujan yang terus memberikan keuntungan yang terus mengalir. Kalau kita tidak bisa menyebutnya ibarat tambang emas, maka FEC bagaikan hujan yang mengalirkan keuntungan dari rinti-rintik hujan kecil hingga menjadi hujan yang deras,” papar Damar.
“Saya sudah pernah mencoba berbagai usaha, tapi Saya baru menemukan bisnis yang terus memberikan keuntungan secara berkesinambungan”, tambahnya.
Dipenghujung acara, Lalu Johan Efendi yang berperan sebagai fasilitator mengumumkan rencana peresmian kantor FEC Lombok akan dilakukan dalam waktu dekat ini dan mengajak semua anggota untuk bersama-sama menyambutnya dengan penuh semangat untuk perkembangan bisnis masing-masing.
Informasinya, salah satu perwakilan perusahaan dari Amerika Serikat yang saat ini memimpin Kantor di Jakarta, juga akan hadir dalam peresmian kantor tersebut.
Dalam penutupan, H. Lalu Hasbullah mengajak para mentor untuk meningkatkan kompetensi agar dapat membina jaringan masing-masing dan konsisten dalam menjalankan ketentuan perusahaan.
“Bagi temen-teman yang sudah Menjadi mentor, mari kita meningkatkan kompetensi kita dengan rajin menghadiri meeting Mentor, Seminar FEC, mengikuti zoom FEC dan diskusi dengan mentor-mentor yang sudah senior agar kita bisa membina jaringan dengan baik sesuai aturan dari perusahaan”, tutupnya.

Komentar